Nanas
madu kini mulai booming di kota-kota besar, bahkan ekspor. Rasanya yang sangat
manis seperti madu dengan serat yang sangat halus, menjadikan si madu ini
sangat digandrungi. Permintaan pasar pun membeludak, baik pasar lokal seperti
swalayan, toko buah, pasar tradisional, hingga pasar ekspor. Petani pembibitan
dan pembesaran hingga kini masih kewalahan memenuhi permintaan pasar yang terus
meningkat, padahal cara membudidaya nanas madu ini sangat mudah dan bisa
dilakukan siapa saja, bahkan di lahan terbatas.
Varian
nanas madu yang terbilang paling diminati konsumen saat ini adalah nanas madu asal Pemalang (Ananas Comosus) atau lebih familiar
disebut si madu. Desa Beluk Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang yang berlokasi di kaki
Gunung Selamet merupakan sentra penghasil nanas madu.
Jika
sudah matang kulit nanas madu berwarna kuning agak kemerahan, bunga nanas
berwarna hijau bertekstur duri halus dengan daging buah berwarna kuning dan
memiliki serat yang halus serta memiliki kadar air yang tinggi. Selain rasa yang sangat manis kelebihan lain
nanas madu ialah tidak gatal saat dikonsumsi dan memiliki bulir manis
menyerupai madu di dalam daging buah. Sehingga nanas madu digadang-gadang
sebagai varietas buah lokal unggulan yang bisa bersaing dan disejajarkan dengan
varietas buah nanas unggulan nasional lain seperti nanas Palembang dan nanas
Blitar.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar